Tahun ajaran baru 2025-2026 resmi dimulai. Seluruh peserta didik baru memulai aktivitas baru sebagai siswa di semua level pendidikan. Di SMAN 1 tahun ajaran baru dimulai dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru selama tiga hari, dimulai hari Senin (24/7/2025).

Pembukaan MPLS dikemas dengan acara Apel Pembukaan. Dipimpin oleh kepala sekolah, dihadiri oleh seluruh guru, karyawan sekolah, siswa kelas XI dan XII, serta seluruh siswa baru sebanyak 1359 orang.

Pembukaan MPLS di SMAN 1 Sumenep dilakukan dengan pelepasan burung merpati secara bersama oleh kepala sekolah, Wakasek, kasubag TAS, serta perwakilan siswa baru. Pelepasan merpati sebagai simbol bahwa seluruh siswa baru akan memasuki kehidupan baru pada lingkungan yang lebih luas dan penuh dengan tantangan sekaligus harapan.

Pada pidato sambutan pembukaannya, kepala sekolah SMAN 1 Sumenep, Rafiudin, M.Pd mengucapkan selamat kepada seluruh siswa baru.

“Sebagai kepala sekolah saya mengucapkan selamat kepada kalian semua. Selamat Datang di SMAN 1 Sumenep. Kalian diterima sebagai siswa dan menjadi keluarga besar SMAN 1 Sumenep. “. Pak Rafi, demikian dipanggil menyampaikan di depan seluruh siswa baru.

Rafiudin melanjutkan dengan memberikan pesan.

“Kalian harus menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dengan menjaga dan memelihara kebersihan kelas dan lingkungan sekitar sekolah. Sebab lingkungan sekolah yang bersih menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan”

Pada akhir sambutannya, Rafiudin menyampaikan pujian kepada seluruh siswa baru yang tahun ini diterima di SMAN 1 Sumenep.

“Kalian harus bersyukur kepada Allah SWT. Sebab kalian telah diterima di sekolah ini dengan SPMB saat ini. Sebab, InshaAllah tahun depan SPMB tahun depan menggunakan hasil nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diperoleh ketika diyempuh di bangku SMP/ MTs sederajat.

Selama tiga hari pelaksanaan MPLS seluruh siswa diberikan materi tentang lingkungan dan budaya di SMAN 1 Sumenep. Selain itu, juga diberikan materi tema kekinian terkait anak muda. Diantaranya, Pencegahan Penyalahgunaan NAPSA oleh BNN Kabupaten Sumenep, Kesadaran Hukum Sejak Dini oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Sumenep. Juga diberikan materi tentang penyalahgunaan media sosial berupa Budaya Anti Judi Online, Pornografi dan Isu Sosial oleh Polres Sumenep.

Siswa merasa senang dan antusias mengikuti MPLS di SMAN 1 Sumenep. Seorang siswa bernama lengkap Syauqi Aliga Muadz Billah asal SMAN 1 Sumenep menyampaikan rasa senangnya. Siswa yang biasa dipanggil Sauaqi mengungkapkan, “MPLS di SMAN 1 Sumenep menantang dan asik. Perintah dari kakak OSIS terkait properti dan kelengkapan yang harus dibawa ke sekolah diberikan dengan bahasa sandi atau simbol. Jadi, saya dan teman-teman berusaha berpikir keras memecahkan kata sandi itu”.


Satu siswi baru bernama Hafidatur Maghfiro asal SMP 2 Sumenep mengungkapkan perasaannya mengikuti MPLS. Firo, demikian biasa dipanggil oleh temannya mengatakan,

“Sebuah MPLS yang menyenangkan. Terutama saat diajak mengelilingi area sekolah untuk mengenal lebih dekat semua hal di lingkungan lingkungan SMAN 1 Sumenep sebagai sekolah baru yang saya cita-citakan dari awal”.

Syauqi dan Firo sebagai siswa baru menyampaikan rasa senangnya mengikuti MPLS di SMAN 1 Sumenep. Rasa senang juga dirasakan oleh seluruh siswa lainnya yang telah menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Sumenep

Sebagai kegiatan awal, seluruh siswa baru SMAN 1 Sumenep akan bergabung dengan seluruh siswa SMA negeri se- Jawa Timur. Mengikuti pembukaan MPLS tingkat SMA Jawa Timur yang akan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui secara online. Ditemani oleh kepala sekolah, seluruh Wakasek dan asisten.[ Syafiuddin Syarif]

Leave a Comment