“Masa yang akan datang tidak ada yang tahu. Siapa tahu diantara kalian nantinya akan menjadi pemimpin, misal ketua RT, Kepala Desa, Bupati, gubernur bahkan bisa menjadi presiden”. Itulah kalimat motivasi yang sampaikan oleh kepala SMAN 1 Sumenep dihadapan pengurus OSIS dan MPK saat memberikan kata sambutan pembukaan acara Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
LDKS pengurus OSIS dan MPK SMAN 1 Sumenep dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari Jumat sampai Sabtu (14-14/9/2024). Acara dilaksanakan di desa wisata Pantai Lombang, kecamatan Batang-batang, Sumenep.
Acara dimulai dengan sambutan dan pembukaan dari kepala sekolah. Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana R.A. Siti Aisyah, S.Pd. Dalam sambutannya, Ibu Aisyah, biasa dipanggil, menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh peserta agar bisa menjaga sikap dan menjaga nama baik sekolah, serta menjalin hubungan baik dengan alam lingkungan.

“Kalian harus bisa menjaga sikap dan menjaga nama baik sekolah. Juga harus menjaga kebersihan lingkungan, serta kesehatan pribadi selama mengikuti acara LDKS”. Ibu Aisyah menyampaikan sambutan berisi pesan dihadapan seluruh peserta yang merupakan pengurus OSIS dan MPK.
Seluruh peserta diberikan materi yang sangat diperlukan dan bermanfaat dalam menjalankan fungsi pengurus organisasi. Ada materi kepemimpinan, keorganisasian, manajemen organisasi dan out bound. Panitia LDKS, bidang kesiswaan, mendatangkan pemateri atau nara sumber dari kalangan praktisi yang sarat dengan pengalaman keorganisasian dan sukses dalam kepemimpinan.
Materi kepemimpinan diberikan oleh Muzanni, S.Pd. Pemateri merupakan kepala desa Torbang, kecamatan Batuan, Sumenep. Ia banyak pengalaman berorganisasi semenjak dari bangku SMP, SMA, hingga kuliah. Pernah menjabat sebagai ketua OSIS, ketua HMI UMM Malang, ketua BEM Fakultas UMM, Kabid PTKP HMI Cabang Malang Raya. Saat ini menjabat sebagai ketua APDESI Sumenep dan wakil DPD APDESI Jawa Timur.
Sedangkan materi keorganisasian disampaikan oleh M. Ramli Roly Eko Susilo, S.T., M.T. Sama dengan sebelumnya, pemateri kedua sangat banyak pengalaman dalam pengalaman berorganisasi. Juga sukses dalam dunia dan masyarakat berkat pengalaman organisasi yang dimiliki. Saat di bangku SMP dan SMA ia menjabat sebagai pengurus OSIS dua periode. Di bangku kuliah menjadi Komandan Pleton Arsitektur Universitas Brawijaya Malang, dan sebagai Ketua Angkatan 2003 Arsitektur di kampus yang sama. Pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Unit Serikat Pekerja BNI Se-Madura. Dan saat ini menjabat sebagai Anggota Bidang Komunikasi dan Aspirasi Dewan Pengurus Unit Serikat Pekerja BNI Se-Jawa Timur.

Kedua pemateri atau nara sumber merupakan alumni SMAN 1 Sumenep. Selain itu, juga ada beberapa narasumber dari alumni SMAN 1 Sumenep yang saat ini masih kuliah dan memiliki pengalaman praktis keorganisasian di bangku kuliahnya.
Seluruh nara sumber menyampaikan materi sangat menarik dengan model interaktif dan game. Seluruh peserta mengikuti dan menyimak pemaparan pemateri dengan semangat dan tiada rasa bosan atau jenuh. Pemateri menyampaikan materi dengan diskusi dan tanya jawab dengan seluruh peserta. Peserta diberikan pertanyaan, sedangkan yang bisa menjawab langsung diberikan hadiah. Juga ada game yang menantang peserta untuk aktif, kreatif dan kompak untuk keluar dari tantangan atau permasalahan yang diberikan.
Selain penyampaian materi peserta LDKS juga diajak berpetualang dalam kegiatan yang menantang, yaitu aktivitas out bond. Pada kegiatan out bond peserta dilatih untuk menaklukkan tantangan yang dihadapi, serta diajari mengatasi rasa takut yang selalu datang atau ada dalam diri. Peserta diajak selalu berpikir positif, motivasi tinggi, kreatif dan kompak dalam tim agar bisa keluar dan mengatasi permasalahan secara elegan, tenang dan keyakinan tinggi dalam kebersamaan.

Achmad Fansuri Basyar S.Pd., M.A. selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan mengatakan bahwa LDKS ditujukan agar para pengurus OSIS dan MPK memiliki bekal jiwa kepemimpinan sehingga bisa menjalankan semua program kerja dengan baik, lancar dan sukses.
” Tujuan diadakannya LDKS sejatinya untuk memupuk jiwa kepemimpinan siswa khususnya pengurus OSIS dan MPK. Supaya dapat menjalankan seluruh program organisasi dengan baik. Juga, sebagai bekal untuk kehidupan selanjutnya dimanapun dan kapanpun dia berada.”
Demikian tuturan dari Wakasek Kesiswaan terkait pelaksanaan LDKS yang sangat penting dan bermanfaat bagi siswa.

Pelaksanaan LDKS pada tahun ini merupakan pertama pasca pandemi. Selama empat tahun sebelumnya SMAN 1 Sumenep tidak melaksanakan LDKS, sebab masih dalam suasana pandemi Covid-19. Setelah pandemi Covid-19 telah berakhir, sekolah aktif seperti biasanya, dan program LDKS dapat dilaksanakan kembali.[Syafiuddin Syarif]
