Organisasi tertinggi di kalangan siswa SMAN 1 Sumenep (OSIS) kini memiliki ketua umum baru. Syauqi, terpilih menjadi ketua umum OSIS SMAN 1 Sumenep periode 2026-2027 berdasar hasil pemungutan suara secara on-line yang dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026).

Gelaran tahunan pesta demokrasi siswa dengan agenda utama pemilihan ketua umum OSIS menghadirkan tiga kandidat. Ketiganya merupakan putra-putri terbaik SMAN 1 Sumenep. Mereka adalah Livia Adelia Darma Putri XI-F3 (Livia) , Syauqi Aliga Mu’adz Billah XI-F8 (Syauqi), dan Putri Wulandari XIF10 (Putri).

Ketiga kandidat mengikuti seluruh tahapan. Diawali dengan kampanye akbar menyampaikan visi, misi, serta program unggulannya. Para kandidat berbicara dan disaksikan langsung oleh seluruh siswa dan guru. Kampanye akbar dilakukan di gedung KONI Kabupaten Sumenep dibuka oleh kepala SMAN 1 Sumenep.

Sirajum Munir, M.Pd. memberikan sambutan pembuka pada acara kampanye akbar. Pak Munir, demikian biasa dipanggil, menyampaikan terimakasih dan himbauan kepada seluruh siswa.

“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia MPK yang telah menggelar acara ini. Saya himbau kalian semua bertanggungjawab dalam pilihannya. Pilih calon ketua umum OSIS yang terbaik”. Demikian sambutan kasek dengan suara lantang penuh semangat.

Setelah memberikan sambutan, kasek membuka acara pesta demokrasi secara resmi. Dengan didampingi oleh seluruh wakasek, kasek memukul gong pertanda kampanye akbar dan pemilihan ketua umum OSIS SMAN 1 Sumenep 2026 secara resmi telah dibuka dan dimulai.

Panitia memanggil satu persatu dari tiga kandidat untuk maju dan naik atas panggung. Para kandidat berjalan menapaki karpet merah dengan sorak- sorai gemuruh oleh pendukungnya. Gedung KONI Kabupaten Sumenep riuh dan ramai dengan teriakan dan sorak para pendukung calon.

Ketiga calon duduk di kursi di atas panggung kehormatan. Moderator mempersilahkan saru persatu calon untuk berbicara menyampaikan visi, misi, serta program. Setiap calon ditanya oleh para pembina OSIS, guru, serta siswa terkait visi, misi, dan program yang telah disampaikan.

Suasana tanya jawab menjadi bagian paling seru dalam sesi kampanye akbar. Ketiga calon menjawab seluruh pertanyaan yang ditujukan dengan penuh semangat dan meyakinkan. Setiap calon selesai berbicara dan menjawab pertanyaan, para pendukung bertepuk tangan memberikan apresiasi semangat kepada calon kebanggaannya.

Selesai kampanye akbar, acara berlanjut ke pemungutan suara. Pembina OSIS menggiring siswa kembali ke kelas masing-masing. Panitia petugas pemungutan suara masuk ke setiap kelas untuk melayani seluruh siswa menggunakan hak suaranya.

Pelaksanaan pemungutan suara pada gelaran tahun ini dilakukan non konvensional. Dilakukan secara on-line dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi menggunakan aplikasi berbasis web yang telah disiapkan oleh panitia. Seluruh siswa mengakses aplikasi dengan smartphone masing-masing. Login ke portal pemungutan suara menggunakan Nomer Induk Siswa (NIM). Aplikasi merekayasa satu NIM hanya bisa melakukan login satu kali. Sehingga kecurangan berupa tindakan melakukan pemungutan suara berkali-kali tidak bisa dilakukan.

Dengan pemungutan on-line menggunakan aplikasi, rekapitulasi penghitungan hasil pemungutan suara lebih cepat dilakukan. Berdasar data hasil rekap perhitungan suara yang diperoleh dari Panitia Pemungutan Suara, calon nomer satu atas nama Livia Adelia Darma Putri memperoleh sebanyak 268 suara. Calon nomer dua atas nama Syauqi Aliga Mu’adz Billah mendapatkan sebanyak 542 suara. Calon nomer tiga atas nama Putri Wulandari berhasil mendulang sebanyak 82 suara.

Jumlah total hak suara seluruh siswa SMAN 1 Sumenep sebanyak 1.071 suara. Total hak suara yang digunakan sebanyak 892 suara. Terdapat sebanyak 4 suara tidak sah, dan sebanyak 2 suara golput. Sedangkan hak suara yang tidak dipakai atau tidak memilih sebanyak 173 suara.

Dari data hasil rekapitulasi suara yang memperoleh suara terbanyak adalah calon nomer dua atas nama Syauqi Aliga Mu’adz Billah. Dengan demikian calon nomer dua yang berhak menduduki tahta ketua umum OSIS SMAN 1 Sumenep tahun ajaran 2026-2027. Sedangkan calon suara terbanyak kedua menjabat sebagai ketua satu, dan terbanyak ketiga sebagai ketua dua.[Syafiuddin Syarif]

Leave a Comment